Hyundai kembali pasang target tinggi untuk 2026. Hyundai ingin menutup tahun itu sebagai tahun keenam berturut turut dengan rekor penjualan di Amerika Serikat, setelah merek itu mencetak rekor baru tiap tahun sejak 2021.
Target itu tidak cuma soal menambah unit terjual, tetapi juga soal menebalkan margin di jaringan dealer. Randy Parker, CEO Hyundai Motor North America, meminta para dealer untuk memperlakukan “kecepatan proses” sebagai urusan lintas divisi. Ia menekankan bahwa dealer tidak bisa hanya fokus pada showroom. Dealer harus mendorong arus kerja yang lebih cepat di penjualan, bengkel, layanan purna jual, sampai pembiayaan.
Parker menyampaikan dorongan itu secara lugas. Ia berkata, “Kami butuh throughput di penjualan, layanan, purna jual, dan pembiayaan untuk membantu dealer meningkatkan imbal hasil dari penjualan.” Pesannya jelas. Hyundai mau pertumbuhan, tetapi Hyundai juga mau pertumbuhan itu terasa di laporan laba dealer, bukan cuma di papan peringkat penjualan.
Di sisi lain, Hyundai juga memilih menahan diri saat pembicaraan bergeser ke produk yang lebih liar. Sejumlah eksekutif tidak mengonfirmasi rencana produksi untuk konsep Crater yang berkarakter off road. Hyundai seperti memberi sinyal bahwa fokus terdekat masih pada eksekusi rapi di lapangan. Target besar butuh dealer yang gesit. Sisanya bisa menunggu.
